Senin, 10 Juni 2013

Tekadnya, Mengguncang Dunia !!


Pemanjat putri belia menaklukan tebing tercuram di AS
Stella Noble, 9 tahun

Assalamu'alaikum Sahabat Mediator!
Kali ini saya akan mengisahkan fakta yang sangat menginspirasi (diri saya) sehingga saya putuskan utnuk berbagi dengan sahabat-sahabat lainnya.

Sahabat Mediator! Kebanyakan dari kita selalu takut dalam menghadapi suatu masalah. Ada juga yang mengeluhkan keadaannya yang buruk sebagai alasannya tak mengusahakan sesuatu yang diimpikannya. dan yang lebih unik lagi, ada yang merasa nyaman dengan keadaannya yang relatif "negatif". Hal ini dalam dunia hypnosis dikenal sebagai "mindset error". Mindset Error tidak akan pernah bisa disembuhkan dengan obat apapun hingga dirinya sendiri yang merubah pola pikirnya. akan lebih mudah lagi jika mendapat bimbingan langsung dari para terapist yang menguasai hypnoterapi dan mampu memberi sugesti yang benar. seperti saudari saya Fia (Mindesigner). Beliau adalah Master Trainer tentang mempola ataupun mendesain pola pikir menjadi lebih baik. Salam Mind-Soul Mediator !!

Yaps! sekian dulu pengantarnya. berikut kisah tentang bocah cilik yang mampu mengatasi ketakutannya demi ambisi yang diidamkan di depan sana dan tekadnya, mengguncang dunia.
Tebing gunung Longs Peak yang terletak di pegunungan Rocky berjarak 610 meter dan tidak semua orang mampu menaklukan. Namun seorang gadis belia berhasil menaklukan salah satu tebing tercuram di Amerika Utara ini dalam usia sembilan tahun.

Gadis pemberani ini bernama Stella Noble, di usianya yang sembilan tahun Ia sudah bergelantungan di ketinggian 610 meter menaklukan tebing untuk mencapai puncak gunung Longs Peak.

Penaklukan tebing yang dikenal dengan julukan permata (The Diamond) itu dilakukan Stella bersama ayahnya, Forrest. Perjalanan memanjat tebing ini memakan waktu lebih dari 11 jam di mana ia dan ayahnya memulai pada pukul enam pagi hingga kembali lagi sekitar pukul enam sore.

"Stella berpikir sangat keren bila sudah mencapai puncak. Di puncak Ia bisa melihat semuanya, termasuk pemandangan kota hingga ujung," jelas Forrest seperti dikutip The Sun, Rabu 28 September 2011.

Pada awalnya Forrest takut untuk mengajak gadis kecilnya itu mendaki bersama di sebuah tebing yang terjal. Ketakutan Forrest ternyata tidak berlaku untuk Stella. Stella dikenal di sekolahannya sebagai gadis yang pemberani.

"Saya takut tetapi dia tidak, sebagai orang yang dewasa pasti akan berpikir tentang ketakutan dan bahaya membawa anak kecil mendaki tebing,"katanya.

Pengalaman Forrest dalam memanjat tebing memberikan pengetahuan bagaimana cara agar Stella dapat memanjat tebing secara aman. Ia memilih untuk memanjat ketika musim panas untuk meminimalisir risiko jatuh karena terpeleset oleh es yang menempel di dinding.

Bahaya lainnya adalah fobia tinggi dimana itu juga masalah bagi beberapa pemanjat tebing. "Kalau Stella takut tentu saya tidak akan membawa Stella ke atas, masalahnya Stella lebih baik daripada banyak pemanjat tebing dewasa yang kukenal,"katanya.

Walaupun tidak ada catatan resmi, namun warga sekitar mengetahui siapa saja pemanjat muda yang telah mendaki tebing tersebut. Aksi Stella ini mengalahkan rekor Tommy Caldwell yang memanjat tebing yang sama 21 tahun yang lalu saat dirinya berusia 12 tahun. Dengan ini Stella Noble menjadi pendaki tebing termuda di dunia.

0 Komentar:

Posting Komentar